PALANGKARAYA, kaltengtimes.co.id –
Tidak ada yang bisa memprediksi kapan hewan peliharaan kesayangan kita akan mati atau hilang. Ketika momen itu tiba, rasa sedih pun datang dalam masa yang bisa jadi lama.
Seperti yang terjadi pada warga di Jalan Mahir mahar Kota Palangka Raya, Kalimantan tengah, seekor kucing Persia berwarna putih yang diberi nama Ciko ini dilaporkan hilang sejak empat hari lalu.
Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan langsung diterjunkan untuk melakukan evakuasi beserta alat perlengkapan dikerahkan kelokasi di Jalan Mahir mahar Kota Palangkaraya Kalimantan tengah.
Proses evakuasi dilakukan sangat hati-hati, mengingat ketinggian tembok mencapai empat meter ditambah lokasi semak-semak lumayan dalam justru bisa membahayakan petugas yang turun anak tangga.
“Evakuasi yang saya lakukan beberapa kali gagal, akhirnya minta bantuan Damkar,” pungkas Haidir sang pemilik kucing.
“Meski kucing sempat menggigit salah satu tangan petugas hingga menyebabkan luka ringan. Namun kucing peliharaan itu akhirnya berhasil dievakuasi,” kata Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan Diskarmat Palangka Raya Sucipto, Rabu 10 Juni 2024.
Sucipto menuturkan, proses penanganan butuh waktu selama 1 jam dengan menggunakan jaring lalu kucing dimasukkan kedalam keranjang.
“Usai berhasil dievakuasi kucing ini selanjutnya langsung diserahkan kepada pemiliknya untuk mendapatkan perawatan,” pungkasnya. Zal