Palangka Raya. Kaltengtimes.co.id – Dalam rangka menyeleraskan kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah guna mencapai target pembangunan nasional secara efektif dan efisien, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah (Dispursip Kalteng) mengikuti Rapat Pembahasan Desk Urusan Perpustakaan dan Kearsipan, Selasa (25/2/2025). Rapat pembahasan ini merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah (Rakortekrenbang) Tahun 2025.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah (Kadispursip Kalteng) Nunu Andriani. didampingi Sekretaris Dinas dan para Kepala Bidang mengikuti rapat tersebut secara virtual di Kantor Dispursip Kalteng. Tampak hadir dalam rapat yang digelar melalui aplikasi pertemuan virtual ini diantaranya Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Bangda Kemendagri), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah.
Rakortekrenbang ini juga sebagai forum strategis dalam memastikan keterpaduan program dan kegiatan antara pusat dan daerah, tentang komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkesinambungan.
Agenda pembangunan akan disusun dan dirancang secara keseluruhan dengan mengintegrasikan prioritas nasional dan daerah serta beradaptasi dengan keadaan lokal. Hasil kesepakatan forum tersebut nantinya menjadi fondasi dalam penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dan menentukan keberlanjutan kebijakan pembangunan kedepannya.
Dalam Rapat Pembahasan Desk Urusan Perpustakaan dan Kearsipan yang terbagi dalam 2 (dua) sesi terpisah tersebut, Kadispursip Kalteng Nunu Andriani menyampaikan apa saja yang menjadi daftar agenda program dan kegiatan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah. Diantaranya terkait pembinaan dan pelayanan perpustakaan, pelestarian koleksi nasional dan naskah kuno, serta pengelolaan arsip daerah.
“Kami sangat berharap perhatian dan dukungan dari Pemerintah Pusat untuk Provinsi Kalimantan Tengah demi tercapainya pembangunan daerah untuk pusat sesuai dengan visi misi prioritas pembangunan nasional”, pungkas Nunu.(red)