Palangka Raya. Kaltengtimes.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul menghadiri Puncak Hari Gizi Nasional ke-65 yang diselenggarakan oleh DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Prov. Kalteng, bertempat di Aula Politekkes Kemenkes Palangka Raya, Jum’at (27/2/2025). Puncak Hari Gizi Nasional ke-65 tersebut turut dihadiri Ketua DPD PERSAGI Prov. Kalteng Ririn Norhaisna Raffela, SP, M.Pd, Direktur Politekkes Palangka Raya, Perwakilan BKKBN Prov. Kalteng, Perwakilan Pengurus KONI dan perwakilan Rumah Sakit Umum Dokter Doris Sylvanus Palangka Raya.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul sangat mengapresiasi dilaksanakannya Puncak Hari Gizi Nasional ke-65 yang dirangkai dengan berbagai lomba terkait Kesehatan gizi seperti lomba Bekal Sehat, dan lain-lain. ‘’Sekarang ini konsep layanan gizi sehat sudah berubah menjadi captain of the shift, dimana seorang kapten kapal hanya bisa membawa kapalnya dengan bagus apabila semua awal kapal bekerja dengan bagus pula,’’ tandas Suyuti Syamsul.
‘’Saya juga mengapresiasi para ahli gizi nasional yang telah bekerja dengan maksimal untuk masyarakat Kalimantan Tengah, semoga para ahli gizi diberikan Kesehatan oleh Allah SWT,’’ imbuhnya.
Sementara itu Ketua DPD PERSAGI Prov. Kalteng Ririn Norhaisna Raffela kepada media ini mengatakan, tema yang diusung dalam peringatan Puncak Hari Gizi Nasional ke-65 ini adalah Pilih Makanan Bergizi Untuk Keluarga Sehat. Terkait dengan program pemerintah soal makan gizi gratis, Ririn memastikan bahwa PERSAGI sebenarnya telah mendukung program makan bergizi gratis ini jauh sebelum dicanangkannya program ini oleh pemerintah. ‘’Sebelum badan nasional gizi terbentuk, kami sudah melakukannya terlebih dahulu seperti menyusun menu makanan bergizi, menyusun perkiraan harga hingga menyesuaikan dengan bahan makanan lokal,’’ ungkap Ririn.
‘’Beberapa waktu lalu DPD PERSAGI Prov. Kalteng telah mengirim beberapa menu gizi sehat ke DPP PERSAGI Pusat, dimana salah satu siklus menu yang kami susun dalam waktu 10 hari kita sesuaikan dengan harga lokal disini dengan bervariasi dari harga Rp 17.000 hingga Rp 25.000,’’ katanya.
Yang jelas lanjut Ririn, pihaknya siap membantu program pemerintah makan gizi gratis di wilayah Kalimantan Tengah. ‘’Jika di daerah kabupaten masih belum terbentuk badan gizi nasional maka DPC PERSAGI yang ada di kabupaten siap membantunya, baik mulai dari pengawasan, susunan menunya dan lain-lain,’’ pungkas Ririn.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Puncak hari Gizi Nasional ke-65 Gabriella, S.Tr.Gz mengungkapkan ada berbagai lomba yang dirangkai dalam kegiatan ini, seperti lomba demo memasak dengan dibantu ahli gizi dari puskesmas yang tujuannya untuk dimasyarakatkan secara luas, ada juga penyuluhan dari ahli gizi bagi pasien-pasien rumah sakit hingga kegiatan konsultasi gizi. ‘’Salah satu yang diemplementasikan kepada para mahasiswa mahasiswi gizi Poltekkes adalah lomba menu bekal sehat sarapan pagi, dimana menu sehat yang dibuat para mahasiswa kemudian dilombakan,’’ pungkas Gabriella.(red)