Palangka Raya. Kaltengtimes.co.id — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut menyambut kedatangan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo yang tiba di Bandara Tjilik Riwut, Selasa (4/3/2025).
Dimintai tanggapannya, Leonard S. Ampung kepada wartawan menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat dalam menyambut pemimpin daerah yang baru. Ia juga menekankan bahwa acara ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan dan doa bagi kepemimpinan Kalimantan Tengah ke depan.
“Penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur hari ini sangat luar biasa. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, pertunjukan budaya, serta doa lintas agama menjadikan acara ini begitu khidmat. Kita semua berharap agar kepemimpinan yang baru dapat membawa Kalimantan Tengah menuju kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Leonard.
Ia juga menambahkan harapannya agar Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru selalu diberikan kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin Kalimantan Tengah. “Kita semua mendoakan agar tugas yang diemban Bapak Gubernur ke depan dapat membawa kemajuan bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Semoga beliau selalu diberikan kekuatan, kesehatan, serta kebijaksanaan dalam memimpin daerah ini menuju Kalimantan Tengah yang lebih maju dan berkah,” pungkasnya.
Untuk diketahui acara penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng ini menjadi simbol awal dari kepemimpinan baru di Kalimantan Tengah, dengan harapan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin demi pembangunan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh warga Kalimantan Tengah.
Selain para pejabat dilingkup Pemprov. Kalteng, masyarakat dari berbagai kalangan turut memadati lokasi penyambutan, termasuk siswa-siswi, mahasiswa, organisasi masyarakat, serta paguyuban yang ada di wilayah Kalimantan Tengah.
Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan drumband dari Dewan Adat Dayak (DAD) serta pengawalan dari Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak). Tidak hanya itu, berbagai tarian tradisional Dayak dan lantunan Hadrah turut mengiringi rangkaian prosesi saat memasuki Istana Isen Mulang, ditambah dengan penyampaian doa lintas agama yang mencerminkan keberagaman budaya yang ada di Kalimantan Tengah.(red)