PURUK CAHU, kaltengtimes.co.id-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya diminta oleh Pemerintah Daerah agar turut mengambil peran dalam pencegahan stunting sejak dini di Kabupaten Murung Raya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor S.Sos kepada Kepala Disdikbud Murung Raya Ferdinand Wijaya saat acara syukuran atas enam penghargaaan awards yang diberikan oleh BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah di Aula B kantor Bupati Murung Raya, Kamis (9/3).
“Nah lantas OPD yang berkaitan dengan pencegahan stunting yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dimana pernikahan dini yang terjadi saat ini di wilayah kita ini harus menjadi perhatian termasuk juga unsur Satpol-PP dalam membantu menangani kenakalan remaja,” kata Rejikinoor.
Menurutnya, kenakalan remaja memberikan keleluasaan seperti pergaulan bebas yang bisa menyebabkan pernikahan dini. “Pernikahan dini salah satu indikator menyebabkan stunting pada bayi”.
Dikatakannya, Dinas pendidikan dan Kebudayaan merupakan leading sektor yang bisa mengarahkan jajaran guru-guru di sekolah agar memberikan pemahaman, penguatan dan pencerahan terhadap pelajar baik SD, SMP serta SMA untuk menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh.
“Kalau para pelajar tidak diarahkan dan tidak diberikan penguatan maka mereka yang remaja ini tidak mempunyai wawasan yang kuat hingga pernihkahan dini mudah terjadi,” katanya.
Dirinya juga berharap Dinas pendidikan dan Kebudayaan lebih optimal lagi dalam menguatkan sistem pendidikan dalam memberikan ilmu yang bermanfaat termasuk mempersiapkan generasi muda di Murung Raya agar mereka bisa menggapai cita-cita yang mereka inginkan dan menekan menekan angka pernikahan dini. (hlm)